Doa Nabi Yunus yang Dianjurkan Untuk Ibu Hamil

  • Whatsapp

surat Yunus untuk ibu hamil

Mengenal Sosok Nabi Yunus

Allah SWT memang banyak mengutus para Nabi-Nya untuk Bani Israil. Ya, salah satunya adalah Nabi Yunus yang diutus oleh Allah SWT untuk Bani Israil, agar mereka kembali ke ajaran Islam. Dikarenakan watak Bani Israil yang keras kepala dan angkuh, Nabi Yunus pun meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah dengan menaiki sebuah perahu bersama beberapa para pengikutnya.

Pada waktu itu perahu yang ditumpangi Nabi Yunus dan beberapa pengikutnya akan tenggelam akibat beban yang berlebihan. Alhasil, mereka membuang semua perbekalan serta barang-barang bawaannya. Namun, hal itu sama sekali tidak memberikan pengaruh apa-apa. Akhirnya, seluruh penghuni perahu bersepakat untuk menurunkan salah satu penghuninya. Mereka semua termasuk Nabi Yunus mengadakan undian, dan undian tersebut tertuju pada Nabi Yunus.

Read More

Akan tetapi, para pengikutnya tidak setuju jika Nabi Yunus yang harus terjun ke laut, sehingga mereka mengulangi lagi undiannya. Namun, lagi-lagi undiannya tertuju pada sosok Nabi Yunus. Tanpa berpikir panjang, Nabi Yunus pun langsung terjun ke laut. Dikarenakan sifat Allah SWT Yang Maha Pengasih dengan mengutus seekor ikan paus besar untuk menelan Nabi Yunus, tanpa melukai dan mencederai tubuhnya.

Didalam perut ikan paus dengan kondisi yang sempit dan gelap, Nabi Yunus menyadari bahwa kemarahan kepada kaumnya itu merupakan perbuatan yang salah. Kemudian Nabi Yunus bertaubat dan berdoa kepada Allah SWT dan menyadari dirinya yang telah zhalim. Menjelang sore, tubuh Nabi Yunus dimuntahkan oleh ikan paus ke daratan dalam keadaan sehat. Lantas, bagaimana bunyi doa yang dipanjatkan Nabi Yunus kepada Allah SWT?

Saat berada di dalam perut ikan paus, Nabi Yunus memohon dan berdoa kepada Allah SWT dengan mengucap “Laa ilaha Illa ‘anta Subhaanaaka inni Kuntu Minad dzhoolimiin”, yang artinya “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya.”

Kisah Nabi Yunus pun diabadikan oleh Allah SWT dalam surah Al Anbiyaa ayat 87, 88, 89 yang berbunyi “Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), Maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” Maka kami telah memperkenankan doanya dan menyelematkannya dari pada kedukaan. dan Demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiyaa : 87 – 89).

Lantas, Apa Hikmahnya Untuk Ibu Hamil

Dari pengalaman Nabi Yunus saat berada di dalam perut ikan paus menunjukkan tentang kepasrahan dirinya kepada Allah SWT, dan hanya memohon perlilndungan dari-Nya. Begitu juga dengan wanita hamil, dimana kita harus berpasrah diri kepada Allah bagaimanapun kedepannya dengan tetap berusaha sebaik mungkin.

Selain surat Yunus untuk ibu hamil, ternyata masih ada lagi surat lainnya yang dikhususkan bagi para wanita hamil. Ya, surat tersebut adalah Surah Maryam, yang bisa kita ambil hikmahnya pada saat proses kelahiran Nabi Isa Alaihi Salam yang merupakan mukjizat dari Allah SWT. Seperti yang tercantum dalam QS. Ali Imran ayat 6 yang berbunyi : “Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.”

Demikianlah ulasan singkat seputar doa Nabi Yunus, sehingga bisa dijadikan contoh untuk para ibu hami.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *